Bahasa Sastra dan Aksara Jawa

Administrator 26 Juni 2026 22:14:54 WIB

BAHASA SASTRA DAN AKSARA JAWA

 

Cerita Rakyat

Bumi Karangtengah tidak hanya tersusun dari batuan karst yang kokoh, tetapi juga dirajut oleh benang-benang cerita rakyat yang diwariskan secara lisan (tutur tinular) dari generasi ke generasi. Bagi masyarakat setempat, cerita rakyat bukanlah sekadar dongeng pelipur lara, melainkan memori kolektif yang menyimpan sejarah asal-usul (babat alas) dan ajaran moral (pitutur luhur). Pusat dari narasi ini adalah legenda mengenai dua tokoh perintis, Eyang Keti Suto dan Eyang Suto Kerti. Kisah perjalanan spiritual dan fisik mereka dalam membuka lahan menjadi fondasi identitas desa. Kebijaksanaan Eyang Keti Suto dalam memilih wilayah hunian yang "berada di tengah" diabadikan menjadi nama Karangtengah, sementara ketangguhan Eyang Suto Kerti di wilayah Kajar menjadi cikal bakal tradisi pande besi yang melegenda.

Dokumen Lampiran : Bahasa Sastra dan Aksara Jawa


Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial