Bahasa Sastra dan Aksara Jawa
26 Juni 2026 22:14:54 WIB
BAHASA SASTRA DAN AKSARA JAWA
Cerita Rakyat
Bumi Karangtengah tidak hanya tersusun dari batuan karst yang kokoh, tetapi juga dirajut oleh benang-benang cerita rakyat yang diwariskan secara lisan (tutur tinular) dari generasi ke generasi. Bagi masyarakat setempat, cerita rakyat bukanlah sekadar dongeng pelipur lara, melainkan memori kolektif yang menyimpan sejarah asal-usul (babat alas) dan ajaran moral (pitutur luhur). Pusat dari narasi ini adalah legenda mengenai dua tokoh perintis, Eyang Keti Suto dan Eyang Suto Kerti. Kisah perjalanan spiritual dan fisik mereka dalam membuka lahan menjadi fondasi identitas desa. Kebijaksanaan Eyang Keti Suto dalam memilih wilayah hunian yang "berada di tengah" diabadikan menjadi nama Karangtengah, sementara ketangguhan Eyang Suto Kerti di wilayah Kajar menjadi cikal bakal tradisi pande besi yang melegenda.
Dokumen Lampiran : Bahasa Sastra dan Aksara Jawa
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW TAHUN 2026 (1448 H)
- PEMBINAAN PENINGKATAN KAPASITAS KADER POS YANDU KALURAHAN KARANGTENGAH
- DIRGAHAYU YANG KE 81 TAHUN INDONESIA KU TERCINTA
- SOSIALISASI EDUKASI GIZI DAN POLA ASUH ANAK DALAM RANGKA PENURUNAN STUNTING DI KARANGTENGAH
- SOSIALISASI PERPUSTAKAAN DAN PENINGKATAN MINAT BACA UNTUK BELAJAR PERPUSTAKAAN SUMBER ILMU KARANGTEN
- PERTEMUAN RUTIN DAN EVALUASI KEGIATAN LEMBAGA PELESTARI ADAT KALURAHAN KARANGTENGAH
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











